Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Toleransi dalam berpuasa

satu hari, pukul 17.00 di bulan Ramadhan di suatu rumah makan. kami baru saja masuk, terus duduk di meja dengan 4 kursi, pas untuk kami sekeluarga. sesaat kemudian pelayan rumah makan datang, kami pesan menu, dan diakhirnya kami minta agar makanan dihidangkan nanti saja, sesaat sebelum buka. di tempat ini buka puasa jam 17.57. jadi masih harus nunggu kira-kira 1 jam. tak lama berselang, datang satu keluarga, 4 orang, duduk pas di meja sebelah kami, terus pelayan datang, mereka pesan makanan. hanya bedanya mereka langsung makan saat itu juga.. Hmm.. rupanya mereka semua tidak sedang puasa.. 5 menit makan,..mereka menoleh ke kami.. kami senyum... mereka.. juga senyum.. "mari pak, bu", kata mereka... sambil terus makan. "mari, silakan", kata saya,.. sambil tetap tersenyum. sesaat berlalu,.. mulai banyak orang berdatangan ke rumah makan tersebut... sampai penuh.. semua pesan makan.. dan semua minta makanan ditunda dihidangkan hingga menjelang b...

Provokasi Setan..?

Beberapa Jam lagi Insyaa Allooh Ramadhan akan datang.. dan selalu saja ada hal yang menggelitik hati ini. Sering kita mendengar khatib menyampaikan "Ketika memasuki bulan Ramadhon..... maka setan-setan dibelenggu". namun kenapa bisikan jahat, dan tindakan dosa masih terkadang kita rasakan dan perbuat..?? terkadang sama sekali ndak berkurang. bagaimana ini...? haqqul yaqin.. apa yang disampaikan s ang khotib tidak mungkin salah, karena beliau hanya menyampaikan dari yang disabdakan Nabi. lha terus gimana ini..? Hmm.. merenung. Memang setan telah dibelenggu... lha terus darimana bisikan jahat itu..? ya.. itu dari diri anda, saya, dari diri kita sendiri.... mengenaskan. ternyata tanpa diprovokasi setan pun,.. ternyata kita biasa memprovokasi diri sendiri... ternyata selama ini setan cuma nongkrong saja,.. ndak usah kita diprovokasi pada hal dosa.. kita sudah biasa berbuat dosa tanpa menunggu di provokasi setan kok. nah... berdebar2 saya saat ini. nanti mulai...

Jika Tidak Dipaksa, Investasi Tidak akan Pernah Berjalan

Jakarta - Langkah awal untuk bisa mulai berinvestasi adalah harus dipaksa. Seberapa pun besarnya penghasilan seseorang, tanpa ada paksaan menyisihkan dana untuk investasi maka akan sulit berinvestasi. "Jadi harus dipaksa. Kalau nggak dipaksa susah. Jangan ditunda-tunda tunggu besok, akhir minggu depan, terus bulan depan, kemudian satu tahun, akhirnya ya nggak jadi investasi," kata Perencana Keuangan Aidil Akbar saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu malam (3/7/2013). Menurut Aidil, seseorang minimal menyisihkan dananya 15% setiap bulannya untuk investasi. Idealnya, bisa 20%-30%. "Berapa persen uang yang disisihkan setiap bulan 10%. Itu di luar negeri yang tingkat inflasinya hanya sekitar 4%. Sementara di Indonesia inflasi 6%, jadi minimum 15% untuk investasi, bagusnya 20-30%," terangnya. Pada dasarnya, kata dian tidak ada patokan pasti berapa besaran nilai investasi, tergantung kemampuan kondisi finansial seseorang. Semakin besar semakin baik. "Hitungan d...

Puasa itu....

Puasa itu... Puasa itu tidak makan dan tidak minum... (dalam sholat juga tidak makan dan minum) Puasa itu tidak bicara keji... (dalam sholat juga hanya takbir, tasbih, shalawat, bacaan Qur'an, doa) Puasa itu ditentukan waktunya... (Sholat juga waktunya tertentu) Puasa itu didahului niat... (Sholat juga didahului niat) Puasa itu pada Bulan Romadhon... (Sholat itu setiap hari, sepanjang tahun) Puasa itu wajib bagi yang sudah baligh... (Sholat pun demikian) Puasa itu Rukun Islam yang ke-3... (Sholat itu Rukun Islam yang ke-2) jadi.... bagi yang rajin SHOLAT.... maka mudah baginya PUASA.. Insyaa Allooh. bagi yang tidak SHOLAT,... ayo mulai sekarang sholat.. terus lanjutkan berpuasa. karena sholat adalah tiang agama....apa yang bisa diperbuat ketika agama telah roboh..??? Oleh : Cucun Wahyudi (Posting FB)