Toleransi dalam berpuasa

satu hari, pukul 17.00 di bulan Ramadhan di suatu rumah makan.

kami baru saja masuk, terus duduk di meja dengan 4 kursi, pas untuk kami sekeluarga.
sesaat kemudian pelayan rumah makan datang, kami pesan menu, dan diakhirnya kami minta agar makanan dihidangkan nanti saja, sesaat sebelum buka. di tempat ini buka puasa jam 17.57. jadi masih harus nunggu kira-kira 1 jam.

tak lama berselang, datang satu keluarga, 4 orang, duduk pas di meja sebelah kami, terus pelayan datang, mereka pesan makanan. hanya bedanya mereka langsung makan saat itu juga.. Hmm.. rupanya mereka semua tidak sedang puasa..

5 menit makan,..mereka menoleh ke kami.. kami senyum... mereka.. juga senyum..
"mari pak, bu", kata mereka... sambil terus makan.
"mari, silakan", kata saya,.. sambil tetap tersenyum.

sesaat berlalu,.. mulai banyak orang berdatangan ke rumah makan tersebut... sampai penuh..
semua pesan makan.. dan semua minta makanan ditunda dihidangkan hingga menjelang buka...., ramai orang-orang berbincang sesamanya... namun tidak satupun memandang sinis, ataupun menegur.. pada keluarga yang lagi makan tersebut. semua biasa saja..

namun suasana berubah.. keluarga yang lagi makan itu menjadi kikuk,.. mungkin malu.. Hmm.. biarlah, aku mengalihkan pandangan untuk tidak memperhatikan mereka...

Yap.. ternyata mereka sudah selesai makan.... woww.. cepat sekali.. ngebut.. makan rupanya.
selesai.. mereka pamit... pergi.

sambil masih menunggu saat berbuka yang masih 30 menit aku berfikir...:
mungkin keluarga tersebut malu,.. ketika makan sedangkan semua orang disekelilingnya sedang puasa.
mungkin keluarga tersebut malu,.. bahkan ketika tidak seorangpun menegur mereka,.. malah tersenyum.. yang bukan sinis.
mungkin keluarga tersebut malu,... dan malu ini adalah manusiawi..

dan alhamdulillah, Allooh takdirkan aku tidak marah atau tersinggung pada saat itu.. karena puasa itu tidak marah,.. juga tidak egois.. bahkan orang berpuasa itu juga harus menghormati orang yang tidak berpuasa....
Semoga saja senyum sapa yang kami lakukan bernilai amar ma'ruf.. saling menasehati dalam kebaikan..

dan kami berusaha berbaik sangka..
mungkin saja keluarga tadi sedang safar...
mungkin saja si ibu dari keluarga tersebut sedang 'libur'..
mungkin saja anak-anak mereka memang belum wajib berpuasa....

Semoga puasa kita pada Ramadhan tahun ini membuat kita semakin sabar, penyayang, ramah.... pada sesama.

".... Sayangilah siapa-siapa yang hidup di atas bumi,.. maka semoga engkau akan disayang oleh yang di atas langit.."


Oleh : Cucun Wahyudi (Posting FB)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

When You Get Fired or Fail Big, This is How You Bounce Forward

Suatu Saat Kita Akan Meninggalkan Mereka, Jangan Mainkan Semua Peran