Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

Pikiran Sifatnya Seperti Tanah

Ada yg mengatakan bhw sesungguhnya _medan peperangan terbesar_ berada di *PIKIRAN* kita, krn *PIKIRAN* itu _sangat kuat & dapat MEMPENGARUHI kehidupan seseorang._ Ada pepatah mengatakan _”Menabur dalam *PIKIRAN* akan menuai *TINDAKAN*,_ _menabur *TINDAKAN* akan menuai *KEBIASAAN*,_ _menabur *KEBIASAAN*  akan menuai *KARAKTER”*_ *PIKIRAN* kita seumpama tanah, tanah tdk pernah peduli terhadap jenis benih apa yg hendak kita tanam. Jika kita menabur benih jagung, tanah akan meresponsnya, lalu menumbuhkan jagung. Apapun yg kita tanamkan dlm *PIKIRAN*, entah itu hal2 yg baik atau buruk, *PIKIRAN* kita akan segera _Menerima, Merespon & Menumbuhkannya._ Sadar atau tidak, sering kali kita memperkatakan hal2 buruk ttg diri kita sendiri, misalnya : _- hidupku penuh masalah,_ _- aku tidak akan berhasil,_ _- sakitku tidak akan sembuh,_ _- keluargaku hancur berantakan,_ _- aku bodoh dan miskin,_ _- masa depanku suram, dsb._ Hal2 negatif yg kita ucapkan itu akan...

Kisah Buah Semangka

Al Kisah.., pada suatu hari Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi membeli Buah Semangka untuk istrinya. Saat disantapnya ternyata buah Semangka tersebut terasa hambar. . Dan sang isteri pun marah. . Syeikh al-Imam Syaqiq menanggapi dgn tenang amarah istrinya itu, setelah selesai didengarkan amarahnya, beliau bertanya dengan halus: . "Kepada siapakah kau marah wahai istriku? Kepada pedagang buahnya kah? atau kepada pembelinya? atau kepada petani yang menanamnya? ataukah kepada yang Menciptakan Buah Semangka itu?" Tanya Syeikh al-Imam Syaqiq . Istri beliau terdiam. . Sembari tersenyum., Syeikh Syaqiq melanjutkan perkataannya: . "Seorang pedagang tidak menjual sesuatu kecuali yang terbaik... Seorang pembeli pun pasti membeli sesuatu yang terbaik pula..! Begitu pula seorang petani, tentu saja ia akan merawat tanamannya agar bisa menghasilkan yg terbaik..! Maka sasaran kemarahanmu berikutnya yg tersisa, tidak lain hanya kepada yg Menciptakan Semangka itu..!"...