Komunikasi Asertif
Kelebihan Komunikasi
Asertif: 4 Manfaat Perilaku Asertif
Komunikasi
asertif adalah kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara efektif tanpa
terlalu banyak terganggu dengan apa yang orang lain mungkin pikirkan atau
katakan.
Perilaku
asertif tidak sama dengan dengan perilaku agresif.
Orang
asertif berani menyuarakan sesuatu yang menjadi pendapatnya dengan tetap
menghargai orang lain.
Komunikasi
asertif juga akan menuntun seseorang untuk memutuskan antara mengatakan ‘ya’
atau ‘tidak’ untuk situasi tertentu.
Sebaliknya,
orang yang kurang asertif cenderung selalu berkata ‘ya’ meskipun sebenarnya dia
tidak berada dalam mood untuk melakukan hal tersebut.
Tidak bisa
mengatakan apa yang idealnya ingin dikatakan dapat menyebabkan perilaku agresif
pasif dan konflik internal serta masalah mental.
Manfaat
Menjadi Asertif
Berikut
adalah beberapa kelebihan seseorang bersikap asertif.
- Bebas dari konflik internal
Bayangkan situasi berikut, Anda sedang mengalami sakit
kepala parah dan ingin menghabiskan waktu sendirian untuk beristirahat.
Tapi teman baik Anda menelepon dan mengatakan bahwa ia ingin
pergi keluar dengan Anda.
Menghadapi situasi ini, sebenarnya Anda hendak menolak
ajakan tersebut karena tidak dalam mood untuk melakukannya.
Tapi karena tidak mampu berkata ‘tidak’, Anda akhirnya pergi
keluar sehingga menambah derita sakit kepala Anda dengan melakukan apa yang
tidak ingin Anda lakukan.
Jika Anda cukup asertif untuk menolak teman Anda, Anda bisa
menghabiskan waktu beristirahat atau melakukan apa yang sebenarnya ingin Anda
lakukan.
Untuk berkata ‘tidak’, Anda tidak harus bersikap kasar.
Komunikasi asertif harus tetap mengedepankan hubungan saling menghormati.
Dari contoh diatas, sikap asertif akan membuat seseorang
terhindar dari stres dan tekanan yang tidak perlu dari lingkungan.
- Meningkatkan percaya diri
Komunikasi asertif membantu meningkatkan kepercayaan diri.
Orang yang asertif berarti tidak ragu dalam menyuarakan pendapatnya.
Orang lain juga akan cenderung menghargai orang yang asertif
karena berani menyuarakan pikiran dan memilih memberikan jawaban yang jujur.
Apresiasi dan penghargaan dari orang lain pada akhirnya akan
meningkatkan rasa percaya diri Anda yang telah bersikap asertif.
- Membantu mengelola stres
Bersikap asertif membuat seseorang lebih mudah mengelola
stres.
Orang yang asertif tidak akan menyesali apa yang dilakukan
karena telah menyuarakan apa yang menjadi pendapat dan keyakinannya.
- Hidup yang tidak terikat dan bebas
Orang asertif selalu percaya dengan prinsipnya tanpa terlalu
banyak terganggu dengan apa yang dikatakan orang lain.
Orang asertif umumnya bahagia dan percaya diri karena mampu
menentukan pilihan dan tujuan hidupnya sendiri.
Orang lain tidak akan bisa memanfaatkan orang yang asertif
karena perilaku asertif membuat seseorang tetap kukuh dengan prinsipnya.
Sebaliknya, orang yang tidak bisa berkata ‘tidak’ cenderung
dimanfaatkan orang lain karena ketidakmampuannya untuk menolak.
Jika Anda merasa belum mampu berkomunikasi secara aasertif,
latihan dan pembiasaan bisa membantu menumbuhkan sifat positif ini.
8 Tips Menjadi Pribadi
yang Lebih Asertif
Anda
mungkin saja merasa bosan selalu didominasi oleh orang lain.
Apakah Anda
merasa pendapat Anda tidak didengar karena tidak cukup asertif untuk
mengemukaan pendapat sendiri?
Jika
perasaan ini menjangkiti diri Anda, maka Anda perlu mengembangkan sifat asertif
dalam kepribadian Anda.
Cara
Menjadi Lebih Asertif dan Percaya Diri
Belajar
menjadi lebih asertif adalah tentang menghormati hak-hak, keyakinan, dan nilai-nilai
Anda sendiri dengan tetap menghormati hak orang lain.
Berikut
adalah cara untuk menjadi lebih asertif:
- Asertif adalah kualitas penting yang harus dipunyai
Anda harus memahami bahwa asertif merupakan kualitas yang
diperlukan dalam kepribadian Anda.
Baik itu dalam hubungan personal, pekerjaan, bisnis, dan
studi, Anda harus bersikap asertif untuk mengekspresikan diri secara positif.
Asertif adalah tentang mengekspresikan hak-hak,
mengungkapkan keyakinan, keinginan, serta menyatakan pandangan Anda dengan
tetap menghormati orang lain.
Berbicara untuk diri sendiri penting agar Anda tidak
diperlakukan secara negatif atau agar orang tidak berasumsi bahwa Anda tidak
memiliki kemampuan.
- Meningkatkan percaya diri
Untuk menjadi asertif, Anda harus memiliki rasa percaya diri.
Pribadi yang penuh percaya diri akan menciptakan kesan
tentang siapa diri Anda di hadapan orang lain.
Berbicaralah dengan yakin. Jangan bergumam atau bersuara
pelan seperti orang yang tidak memiliki rasa percaya diri.
- Katakan apa yang Anda inginkan
Tanpa harus menjadi agresif atau kasar, ekspresikan
keinginan dan pendapat Anda dimanapun diperlukan.
Jangan diam dan hanya menunggu. Selalu usahakan
mengekspresikan diri Anda.
- Tingkatkan kemampuan bahasa tubuh
Bahasa tubuh memiliki peran penting dalam komunikasi non
verbal.
Lakukan kontak mata ketika sedang berbicara dengan orang
lain. Latih agar ekspresi dan suara tetap terkontrol.
- Jangan terlalu banyak minta maaf
Sebagian dari kita mungkin amat bersemangat mengatakan maaf.
Mengatakan maaf memang seakan telah menjadi norma kesopanan.
Bukan berarti mengatakan maaf tidak boleh dilakukan. Yang
harus dihindarkan adalah terlalu sering minta maaf untuk sesuatu yang tidak
diperlukan.
- Berani berkata ‘tidak’
Anda mungkin cenderung mengorbankan pendapat dan ide-ide
hanya karena teman-teman dekat Anda meminta Anda untuk melakukannya.
Hubungan harus didasarkan pada sikap saling menghargai,
bukan berdasarkan pada dominasi.
Jika teman atau kolega Anda selalu mengharapkan ‘ya’ dari
Anda, bahkan ketika Anda sedang tidak ingin melakukannya, maka Anda harus
belajar untuk mengatakan tidak.
Buat batas sehingga orang lain tidak mengganggu kedamaian
pikiran Anda. Ini akan membantu Anda mengembangkan sikap asertif.
- Bekali diri dengan informasi akurat
Membekali diri dengan informasi dan fakta yang akurat akan
membuat Anda lebih percaya diri yang pada akhirnya membantu Anda bersikap lebih
asertif.
Informasi yang akurat amat membantu mendukung pendapat yang
Anda ajukan.
- Tidak perlu menyenangkan semua orang
Agar menjadi asertif, Anda harus sadar tidak mungkin
menyenangkan semua orang.
Belajar untuk mengatakan ‘TIDAK’ jika memang diperlukan.
Bukan merupakan kewajiban Anda berusaha membuat semua orang
senang dan bahagia.
Semua yang Anda butuhkan hanyalah berusaha melakukan yang
terbaik. Akan sulit untuk menyenangkan semua orang.
Akhirnya, belajar untuk menjadi lebih asertif dalam setiap
hubungan akan memperbesar peluang Anda menjalani kehidupan yang lebih bahagia.
Sumber:
- http://bumbata.co/18880/kelebihan-komunikasi-asertif-4-manfaat-perilaku-asertif/
- http://bumbata.co/18874/8-tips-menjadi-pribadi-yang-lebih-asertif/
Komentar
Posting Komentar